Empat orang tewas dalam pertikaian berbau sihir

Eastern Highlands, Jubi Empat orang tewas dan empat orang lainnya menderita luka parah akibat pertikaian yang dipicu isu sihir di provinsi Eastern Highlands, Papua Nugini. Kejadian mengerikan itu terjadi pada perayaan Paskah, akhir pekan lalu.

Keempat korban tewas ditemukan dalam keadaan termutilasi di areal perkebunan kopi. Sementara empat lainnya menderita luka parah akibat tembakan dan kini tengah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Goroka.

Kasus itu diduga adalah aksi balas dendam pelaku yang pernah dituduh berbuat sihir oleh kedelapan korban, dua tahun lalu. Pelaku muncul kembali ke desa tersebut untuk menuntut balas dendam dan langsung membunuh serta melukai kedelapan orang korban.

Penduduk desa menyatakan bahwa pelaku telah melarikan diri selama dua tahun terakhir. Untuk membantunya balas dendam, pelaku menyewa sekelompok orang dari distrik lain di provinsi tersebut. Mereka kemudian bersama-sama melakukan eksekusi terhadap korban.

Awalnya, kedelapan orang tersebut ditembaki secara membabi buta oleh kawanan pelaku pada pagi hari. Lalu, empat orang di antaranya digusur dan dibunuh dengan cara dimutilasi. Kemudian, mayatnya dibuang ke perkebunan kopi yang berada dekat dengan desa.

Kepolisian Eastern Highlands menyatakan bahwa aksi kekerasan dan pembunuhan yang dipicu oleh isu sihir masih terus terjadi di wilayah tersebut. Bahkan, hal ini dianggap sebagai hal paling sulit dihentikan karena dapat berbuntut pada dendam berkepanjangan dan turun temurun.

Masyarakat Eastern Highlands sulit diajak bekerjasama dengan kepolisian untuk memberantas kekerasan yang dipicu isu sihir di wilayah tersebut. Dalam kasus ini saja, kepolisian kesulitan menangkap pelaku karena masyarakat melindungi para pelaku.

Kini, kepolisian berusaha bekerjasama dengan para pemimpin adat di Yagaria agar bisa menangkap para pelaku dan memprosesnya ke jalur hukum. **

Share this post