Upacara Kemerdekaan Samoa dihadiri negara-negara Pasifik

Upacara Kemerdekaan Samoa dihadiri negara-negara Pasifik
Kepala Negara Samoa, Tuimalealiifano Vaaletoa Sualauvi II (kiri), menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Samoa yang ke-56. - Samoa Observer/Misiona Simo
Kepala Negara Samoa, Tuimalealiifano Vaaletoa Sualauvi II (kiri), menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Samoa yang ke-56. – Samoa Observer/Misiona Simo

Apia, JubiKamis lalu (31/8/2018) Samoa merayakan hari kemerdekaannya yang ke-56.

Berbicara dalam upacara perayaan Kemerdekaan di Apia, Perdana Menteri Samoa, Tuilaepa Sailele Malielegaoi, mengatakan bahwa negara kepulauan itu telah melewati perjalanan yang jauh sebagai bangsa yang berdaulat.

“Pemerintah Samoa hari ini meneruskan impian dan nilai-nilai leluhur kita 56 tahun lalu – untuk memikul tanggung jawab sebagai pemerintahan. Kita berutang segalanya kepada Tuhan karena telah menjaga Samoa selama ini tetap stabil, damai, dan harmonis. Selama ini kita telah berjuang dan mengalami banyak kesulitan bersama-sama, kita semua belajar bahwa kita tidak selalu punya jawaban atas semua permasalahan yang kita hadapi. Karena itu kita saling memerlukan satu dengan yang lain.”

“Sebagai penjaga samudra yang paling besar, paling damai, dan paling berlimpah di dunia, kita juga mendapatkan penguatan dari budaya dan tradisi kita. Nilai-nilai kekristenan yang kita percaya juga mengikat semua masyarakat dan komunitas Pasifik. Visi kita bersama, agar Pasifik menjadi wilayah yang damai, aman, inklusif secara sosial, dan makmur, memerlukan kerja sama tingkat regional yang kuat, sehingga masyarakat kita bisa menjalani kehidupan yang bebas, sehat dan produktif.”

PM Tuilaepa juga berterima kasih atas kehadiran Presiden Fiji, Mayor Jenderal (purnawirawan) Jioji Konrote, dan Presiden Nauru, Baron Waqa, karena turut menghadiri upacara tersebut.

“Awal tahun ini, saya bersama Presiden Fiji diundang untuk menghadiri peringatan kemerdekaan Republik Nauru yang ke-50, dan kita menyaksikan semangat nasionalisme yang kuat di antara masyarakat Nauru. Semangat yang sama juga masih berapi-api di negara kita, seperti yang telah kita saksikan pagi ini di Pawai Maret.”

Izinkan saya juga untuk mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada Gubernur Samoa Amerika dan Kepala Negara Tokelau. Terima kasih untuk menerima undangan kami yang rendah hati,” tambah PM Tuilaepa.

Kepala Negara Samoa, Tuimalealiifano Vaaletoa Sualauvi II, juga menghadiri acara tersebut, mengatakan perayaan kemerdekaan kali ini dirasakan di setiap sudut negara itu. (PINA)

Share this post