Perpindahan penduduk, koalisi Pasifik diperlukan

Perpindahan penduduk, koalisi Pasifik diperlukan
Direktur PIANGO, Emele Duituturaga. -PIANGO
Direktur PIANGO, Emele Duituturaga. -PIANGO

Funafuti, Jubi – Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membentuk koalisi besar antara para pemimpin Pasifik, agar bisa mengatasi persoalan migrasi dan perpindahan masyarakat akibat perubahan iklim, disimpulkan sebuah konferensi pekan lalu.

Koalisi itu diharapkan tidak hanya mencakup Pemerintah Kepulauan Pasifik, tetapi juga masyarakat sipil dan sektor swasta.

Memuji para pemimpin Kepulauan Pasifik atas upaya mereka dalam menangani isu ini, Direktur PIANGO, Emele Duituturaga, mengatakan kepada konferensi yang diadakan di Funafuti, Tuvalu, bahwa isu ini mempengaruhi semua orang di Pasifik dan memerlukan upaya bersama semua negara.

“Kita, orang-orang Pasifik adalah orang-orang dari samudra terbesar di dunia. Samudra Pasifik memainkan peran sebagai pengatur iklim bagi seluruh dunia,” katanya selama konferensi yang dihadiri oleh sekitar 100 orang tersebut.

“Akibat pemanasan global, peningkatan suhu yang signifikan telah menghasilkan perubahan besar dalam iklim di seluruh dunia, dan menimbulkan kondisi cuaca ekstrem – seperti siklon yang sangat kuat, hujan deras dengan banjir, pasang air laut tinggi yang ekstrem menyebabkan abrasi pantai, dan periode kekeringan yang luar biasa panjang; belum lagi mencairnya gletser yang menyebabkan naiknya permukaan air laut.”

“Kita masyarakat Pasifik berada di garis depan kehancuran akibat perubahan iklim dan terutama di sini, di Tuvalu dan Kiribati, kalian berada di garis depan kenaikan permukaan laut.”

Dia menegaskan bahwa saat inilah kita harus menuntut keadilan dan hak kita untuk bertahan hidup.

Duituturaga bertanya ’di mana keadilan bagi mereka yang memiliki tanggung jawab paling kecil dalam menyebabkan perubahan iklim?’, sambil menekankan bahwa masyarakat sipil juga mengakui bahwa perubahan iklim adalah salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi planet kita.

“Hubungan antara perubahan iklim dan perpindahan penduduk belum banyak dibicarakan di Pasifik, mungkin ini adalah subjek yang tidak nyaman, tetapi masih ada sebagian dari kita yang ingin membahasnya; dan pemerintah kita perlu mempertimbangkan dan menerima, bahwa migrasi akibat perubahan iklim atau terkait iklim sudah mulai terjadi,”

tambahnya.

“Perpindahan penduduk yang disebabkan oleh perubahan iklim, mengacu pada mereka yang harus meninggalkan rumah mereka, sebagai akibat dari dampak perubahan iklim.”

“Faktanya adalah bahwa karena planet menghangat, beberapa tempat tidak akan mungkin terlindungi dari dampak perubahan iklim.”

“Bagi orang-orang kita di pasifik yang tinggal di tempat-tempat seperti ini, kita harus menciptakan cara agar mereka dapat pindah ke lokasi lain dengan cara yang aman dan legal. Kecuali negara dan pemerintah Pasifik menjadi lebih terbuka tentang isu ini, banyak orang akan terpaksa pindah secara ilegal.” (PINA)

Share this post