Lokakarya validasi mobilitas tenaga kerja MSG diadakan

Beberapa pejabat perwakilan pemerintah dari negara-negara anggota MSG, selama Lokakarya Validasi tentang Mobilitas Tenaga Kerja MSG dan Kartu Perjalanan Melanesia. – Daily Post

Port Vila – Kantor Sekretariat Melanesian Spearhead Group (MSG), dengan dukungan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), berhasil menyelenggarakan lokakarya validasi dari 3-4 Oktober, 2018 di Kantor Sekretariat MSG di Port Vila.

Mobilitas tenaga kerja, bab pokok dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Melanesia (Melanesian Free Trade Agreement; MFTA), bertujuan untuk memfasilitasi pergerakan dan keterlibatan tenaga kerja terampil dari negara-negara MSG, untuk bekerja sementara di negara-negara MSG lainnya.

Untuk implementasi bab ini, Sekretariat MSG, dengan bantuan keuangan dari IOM, melakukan studi yang menyarankan suatu Prosedur Operasi Standar (SOP) khusus, untuk memfasilitasi pergerakan warga negara MSG dalam sub-wilayah itu.

SOP itu juga dilaporkan akan didukung oleh Kartu Perjalanan Melanesia, Melanesian Travel Card, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pergerakan tenaga kerja terampil di dalam sub-wilayah MSG, bagi kategori-kategori visa tertentu.

Tujuan dari lokakarya validasi itu adalah untuk mengumpulkan semua peserta dari kementerian-kementerian, atau departemen-departemen relevan di ketenagakerjaan, imigrasi dan perdagangan di negara-negara MSG, dan memberikan ruang untuk komentar-komentar konstruktif dan relevan, dalam meninjau dan memverifikasi temuan-temuan laporan IOM.

Para peserta lokakarya juga diberikan kesempatan untuk memberikan rekomendasi, terkait strategi untuk memfasilitasi pelaksanaan Skema Mobilitas Tenaga Kerja dan Kartu Perjalanan Melanesia.

Konsultasi bilateral juga dilakukan dengan perwakilan negara-negara anggota, untuk memastikan kemajuan setiap anggota sehubungan dengan penandatanganan dan/atau ratifikasi MFTA.

Saat membuka lokakarya itu, Direktur Jenderal Sekretariat MSG, Amena Yauvoli, menyambut semua peserta ke Port Vila.

Dia menekankan pentingnya mobilitas tenaga kerja terampil, dalam menciptakan peluang kerja bagi warga negara MSG, dan untuk bergerak bebas dalam sub-wilayah MSG.

Lokakarya ini juga memberikan peluang bagi Sekretariat MSG, untuk mendorong para anggota negara bekerja lebih sigap, dalam menunjukkan komitmen mereka untuk menandatangani dan meratifikasi MFTA.

Para peserta yang hadir termasuk pejabat pemerintah dari kementerian tenaga Kerja, imigrasi, dan perdagangan dari Fiji, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu.

Selain itu perwakilan dari IOM dan Sekretariat MSG juga hadir. (Daily Post)

Sumber: Jubi

Share this post